Keputusan Sengketa Pilkada BAWASLU Propinsi Lampung , ‘Dikritisi ‘ Berbagai Elemen Masyarakat

629

Bandar Lampung – Keputusan Sidang Sengketa  Pilkada di Bawaslu Propinsi Lampung menjadi ‘Sorotan’ Publik , Pasalnya keputusan yang dikeluarkan pada dua sengketa pilkada yaitu Bandar Lampung dan Lampung Tengah dinilai tidak relevan serta tidak profesional.

Yudha Saputra , Kordinator Nasional Koalisi ‘ Gerakan Anak Bangsa ‘ ( GERBANG – RI ) saat memberikan keterangan nya di sekretariat bersama GERBANG RI korda ( koordinator Daerah ) Kabupaten Lampung Tengah , mengatakan , Sejak awal kami memang kurang mempercayai kredibelitas serta profesionalitas kinerja BAWASLU baik tingkat Kabupaten Lampung Tengah maupun Provinsi , karena sauadari Fatikatul Khoriyah dkk pada Pilgub Lampung saja pernah dilaporkan ke DKPP oleh elemen aktivis Lampung , Coba kita perhatikan secara seksama beberapa kejadian Kejahatan ‘Money Politik’ yang viral di YouTube maupun beberapa media cetak maupun online lokal di Kabupaten Lampung Tengah .

Yudha Saputra , Kordinator Nasional Koalisi ‘ Gerakan Anak Bangsa – Republik Indonesia ‘  ( GERBANG – RI )

” Hasil keputusan tersebut memang sejak awal sudah kami analisa akan seperti itu , Sejak Pilgub Sdri Fatikatul Khoriyah juga pernah dilaporkan oleh sejumlah aktivis ke DKPP , Untuk Kasus Sengketa Pillkada di Kabupaten Lampung Tengah , Jelas publik melihat secara nyata baik di media massa maupun online bahkan ‘Viral’ di YouTube , Kejahatan TSM Paslon Musa – Dito semua alat bukti maupun bukti bahkan saksi ataupun salah tim paslon 02, mengatakan dengan jelas peran Ketua Tim Paslon 02 ,  bahkan pengakuan pun terlihat jelas , tak hanya itu pihak panwascam di salah satu kecamatan sempat mendapat ‘Pujian’ dari salah satu Anggota Bawaslu Kabupaten Setempat karena berhasil mengungkap kejahatan politik tersebut.” Jelas Pria yang dikenal kritis ini.

Yudha menambahkan , BAWASLU Provinsi Lampung ‘Tidak Bekerja’ secara optimal serta profesional , hanya menerima hasil laporan maupun bahan materi yang di kerjakan oleh Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah , hal ini tentu merusak iklim Demokrasi di Provinsi Lampung , Bahkan kami menduga ada ‘ Konspirasi Jahat’ , Saya bersama rekan rekan Kordinator Daerah Koalisi ” Gerakan Anak Bangsa’ tengah melengkapi beberapa material untuk melaporkan kinerja BAWASLU di Propinsi Lampung , yang berdasarkan analisa serta kajian bahkan track record kinerja oknum tersebut tak mampu mewujudkan Pemilu yang Bermartabat , Bersih dan Berintegritas.” Tegas nya.

PB KPU, BAWASLU, DKPP Nomor 13, 11, 1 Tahun 2012, Tentang. Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum. ETIKA MATERIL. KODE ETIK. MEWUJUDKAN PENYELENGGARA PILKADA BERINTEGRITAS. DAN KREDIBEL. ETIKA PENYELENGGARA PILKADA. PDKPP No. 1 Tahun 2013 Tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilu. ETIKA FORMAL. ACARA. KODE ETIK. PDKPP No. 2 Tahun 2013 Tentang Pemeriksaan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu di Daerah.

Disisi lain , Pengamat Politik Universitas Lampung, Yusdianto, cukup menyesalkan terjadinya money politik. Menurutnya, Bawaslu tidak pernah belajar bagaimana menangani, mencegah dan menindak politik uang. Dia berharap Bawaslu bekerja secara profesional untuk dapat menangkap, mengadili dan memutuskan. “Kalau bisa mendiskualifikasi calon untuk memberikan pelajaran. Siapapun dia, Bawaslu harus tegak melaksanakan aturan,” Tegasnya.

Hefri Kurniawan , SH , Ketua Umum DPP FORPETRA ( Forum Pedagang Tradisional ) – Korda GERBANG – RI

Hefri Kurniawan  , SH , Ketua Umum FORPETRA ( Forum Pedagang Tradisional ) secara tegas menyatakan ,  Saya mewakili seluruh pengurus FORPETRA se Indonesia , Mendukung sekali apa yang menjadi agenda Koalisi GERBANG – RI .

” jika prosesi pelaksanaan Pemillihan Kepala Daerah ( Pilkada ) ,  dilaksanakan dengan tidak berpegang pada Kode Etik serta Prinsip Pelaksanaan Pilkada , Juga ‘ Tutup Mata ‘ pada praktek kejahatan ‘Money Politik’ bahkan membiarkan cukong cukong menjadi donatur , Hal itu selain akan merusak terwujudnya tatanan pemerintahan juga akan berakibat pada iklim ekonomi pada pedagang tradisional yang makin terjepit oleh para kapitalisme perdagangan yang menjadi bagian konspirasi para ‘Pemimpin Busuk’ ini.’ Tegas Pria yang dikenal aktiv melestarikan perdagangan tradisional sebagai warisan kearifan bangsa.

Untuk diketahui , Carut marut prosesi Pilkada 2020 yang terjadi di Provinsi Lampung menjadi perhatian serta sorotan berbagai elemen masyarakat , Koalisi ” Gerakan Anak Bangsa’ – Republik Indonesia ” selain akan melaporkan  ke DKPP terkait hal tersebut , juga akan menggelar  aksi maupun diskusi di DKI Jakarta maupun jaringan GERBANG – RI di beberapa daerah,  Terkait Carut Marut Pilkada Serentak 2020 ini. ( Redaksi )

Facebook Comments