Ketua DPD MCM  Babel Kunjungi Masjid Jami Nurul Huda Dan Lakukan Pecangkulan Tanah Sebagai Simbolis Digali Kembali Sumur Bersejarah

251
Photo : Pengurus MCM Babel photo bersama masyarakat Puding di depan Masjid Jami Nurul Huda

Puding (Babel) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Cinta Mesjid (MCM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hendra Apollo ST MS.i tadi sore sekira pukul 15.30 Wib berkunjung dan bersilaturahmi dengan masyarakat desa Puding Besar Kabupaten Bangka, Jum’at (5/03/2021). 

Kehadiran ketua DPD MCM Provinsi Kep Babel dalam rangka memenuhi undangan H Bahar Bin H Sahaq salah satu tokoh agama/masyarakat desa Puding Besar, meninjau situs bersejarah sumur tua yang sempat digali oleh ulama besar, dan Hendra pun diminta pemuka agama untuk melakukan pecangkulan tanah sebagai simbolis penggalian sumur bersejarah akan digali kembali oleh masyarakat Puding Besar  untuk difungsikan kembali sebagai sumber air untuk berwudhu dan kebutuhan masyarakat setempat.

Photo : Ketua DPD MCM Babel Hendra Apollo bersama H Bahar saat melakukan Pecangkulan tanah

Seperti yang dituturkannya kepada Pers Babel, bahwa tepat dimana dilakukan pecangkulan tanah oleh ketua DPD MCM Provinsi Kepulauan Babel Hendra Apollo bersama dengannya sumur itu persis berada disamping menara Masjid Jami Nurul Huda,  selain sumber air dari sumur itu untuk berwudhu dan keperluan masyarakat sekitarnya, air sumur itu  juga dipercayai oleh masyarakat setempat sebagai untuk obat penawar penyembuhan dari penyakit yang mewabah, dan sumur tua itu digali oleh ulama besar Bangka Belitung yakni Syekh Abdurrahman Sidik asal Banjar Kalimantan.

Kondisi sumur ini menurut H Bahar bin H Sahaq cicit dari Syekh Abdurrahman Sidik menyebutkan jika diamater sumur bersejarah itu sekitar 2 meter.

“Kurang lebih diameternya (lingkaran — red) sekitar 2 meter dengan kedalaman sekitar 7 meter,” ungkap Bahar ditemui di lokasi masjid Nurul Huda Puding Besar, Jumat (5/3/2021) siang saat didampingi Kades Puding Besar, M Zailani di sela-sela menyambut kunjungan ketua DPD Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Provinsi Babel, Hendra Apolo bersama para pengurus lainnya.

Photo : Pengurus MCM Babel pose bersama dengan masyarakat Puding

Kemudian, mengulas kembali cerita dari sang ayah (H Sahaq) jika air sumur itu dipercaya masyarakat desa setempat dapat menyembuhkan penyakit. Bahkan dulu pernah di desa setempat terjadi wabah penyakit.

Photo : H Bahar bin Sahaq Pemuka agama desa Puding Besar (baju biru) 

Oleh karenanya Bahar sendiri sangat berharap sumur bersejarah ini dapat dipugar kembali sehingga keberadaan sumur peninggalan sang ulama besar Syeikh Abdurahman Siddiq itu tak lekang tergerus peradaban kemajuan zaman.

 

“Kami sangat berharap sekali sumur bersejarah peninggalan sang ulama besar Syeikh Abdurahman Siddiq itu dapat dipugar kembali sehingga masyarakat kita tak melupakan sejarah,” harapnya.

 

Pernyataan senada diungkapkan oleh ketua DPD MCM Babel, Hendra Apolo disela-sela kunjungannya ke masjid Nurul Huda saat itu bersama rombongan pengurus MCM Babel lainnya.

Photo : Ketua DPD MCM Babel Hendra Apollo, H Bahar bin Sahaq, Kades Puding Besar (baju merah) dan Pers Babel.

“Karena permintaan masyarakat seperti itu dan kita pun menyambut baik. Insya Allah sumur bersejarah ini peninggalan sang ulama besar Syeikh Abdurahman kita akan lakukan pemugaran kembali,” kata Hendra Apolo kepada Pers Babel saat diwawancara di lokasi masjid Nurul Huda Puding Besar sore itu.

 

Terlebih menurut Hendra Apolo jika Syeikh Abdurahman Siddiq sendiri tak lain pula merupakan tokoh pejuang umat Islam yang berkelana kemana-mana guna mensiarkan agama Islam di Babel.

“Setidaknya kita jangan pernah melupakan perjuangan para tokoh umat Islam. Beliau telah berjuang untuk agama Islam di Babel ini sehingga wajar peninggalan sejarah ini kita buka kembali sehingga masyarakat Babel tahu bahwa di di Desa Puding Besar ini terdapat situs sejarah Islam,” kata Hendra Apolo yang juga selaku wakil ketua DPRD Provinsi Kepulauan Babel.

 

Tak cuma itu, bahkan politisi partai Golkar ini pun berharap ke depan Desa Puding Besar Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka dapat menjadi pusat sejarah Islam di Babel.

 

Pantauan Pers Babel saat itu, Ketua DPD MCM Kepulauan Babel Hendra Apollo didampingi wakil ketua ; Drs M Sobri, Ely Rebuin, Dahri, dan Bendahara MCM Hidayat serta sejumlah Pers Babel. (Red-Rik).

Facebook Comments