Paralegal LBH Eddy Murdiyono 80 Dampingi Istri Dan Keluarga Korban Kekerasan Ditahanan Polda  Oleh Oknum Anggota Polda Babel 

1375
Photo : Istri dan keluarga korban saat menunggu diruang Paminal Polda Kep Babel
Photo : Istri dan keluarga korban kekerasan di tahanan Polda Kep Babel

Pangkalpinang – Sekira pukul 12.30 Wib Paralegal Lembaga Bantuan Hukum Eddy Murdiyono 80 (LBH EM 80) Rikky Fermana S.IP., C.Me mendatangi Propam Paminal Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Kep Babel) guna mendampingi warga kampung Sunda Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Halimah (46) dan Anita (26), (10/03/2021). 

Kedatangan kedua perempuan yang didampingi dari paralegal LBH EM 80 pimpinan Brigjen Pol (P) Drs H Eddy Murdiyono SH MH tersebut ke Propam Paminal Polda Kep Babel melaporkan oknum anggota Polda Kep Babel petugas piket penjagaan tahanan Polda Kep Babel dalam perkara kasus pidana umum maupun  pidana khusus dalam proses sidik sebelum  dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung sebagai institusi hukum yang mempunyai kewenangan untuk melakukan sebagai penuntut hukum.

Photo : Istri dan keluarga korban diruangan tunggu Propam Polda Kep Babel

Diketahui, Halimah istri dari Buditon (45) warga kampung Sunda, dan Anita istri dari Midi (45) warga kampung Sunda Bawah, Belinyu Kabupaten Bangka. Buditon dan Midi ditangkap dan ditahan oleh pihak Polda Kepulauan Bangka Belitung disangkakan lantaran menambang timah Ti (tambang Inkonvesional) jenis ponton Ti Selam diperairan laut Batu Dinding Teluk Kelabat Belinyu.

Kedua warga Belinyu ini sudah dititipkan di ruang tahanan Polda Kep Babel kurang lebih  hampir tiga pekan/minggu, namun berdasarkan keterangan dari istri dan keluarga Buditon dan Midi selama ditahan di ruang tahanan Mapolda Kep Babel, kerapkali kedua tahanan (korban) ini diperlakukan tidak manusiawi atau dipukul oleh By oknum anggota Polda Kep Babel yang piket dipenjagaan tahanan Polda Kep Babel, bahkan salah satunya sempat mengalami pendarahan dihidung dan luka lebam dibagian dada.

Photo : Istri dan keluarga korban saat menunggu diruang Paminal Polda Kep Babel

Selain itu, By oknum anggota polisi sering kali meminta sejumlah uang kepada Budi dan Midi korban  kekerasan didalam tahanan Mapolda, jika korban tidak memberikan sejumlah uang kepada By tak ayal akan terus dipukuli saat By piket.

Sehingga keluargapun korban, melalui istri dan kakak perempuan korban sempat beberapa kali mentransferkan sejumlah uang kepada By dengan nama penerima rekening bank yang berbeda.

Photo : salah satu bukti transfer yang sempat dikirim oknum By anggota Polda Kep Babel atas nama rekening orang lain

Bukan Buditon dan Midi saja yang menjadi korban kekerasan By akan tetapi tahanan yang lain juga tak luput mendapatkan kekerasan dan kebrutalan saat By piket/bertugas, bahkan ada tahanan yang ada didalam ruang tahanan terus jika melihat By mengalami thruma psyikis/ketakutan luar biasa (gemetaran) dan histeris.

Pantauan Pers Babel, saat ini istri dan keluarga korban sudah berada dilantai 2 ruang tunggu Paminal Polda Kep Babel dan lagi menunggu petugas Paminal Polda Kep Babel untuk diminta keterangan, dan petugas Paminal Polda Kep Babel yang akan melakukan pemeriksaan terhadap istri dan keluarganya diketahui sedang telekonferensi dengan Mabes Polri. (Red)

Facebook Comments