Lecehkan Wartawan Kepsek SDN 05 Madukoro Minta Maaf

179
Photo ; Kepsek SDN 05 Mudokoro
Photo ; Dwi Margiyati Kepsek SDN 05 Mudokoro

Hot-news.id, Lampung Utara..– Kepala Sekolah SD Negeri 05 Madukoro, Kabupaten Lampung Utara, Dwi mengaku bersalah dan minta maaf karena telah melontarkan ucapan mengibaratkan profesi seorang wartawan, yakni dari Tabrani dari pewarta Media Jurnal Reformasi, Rabu (16/03/2021).

Sebutan bernada menghina ini dialamatkan kepada media jurnal reformasi.

Hal tersebut bermula saat salah satu jurnalis media cetak dan online dari Jurnal Reformasi (Tabrani), saat itu diketahui hendak menemui Kepala Sekolah (Dwi Margiyati) untuk melakukan konfirmasi terkait kesiapan sekolah tersebut dalam menghadapi tatap muka dan sekaligus ingin mengajak bermitra dan kerjasama dalam publikasi pemberitaan dengan berlangganan koran.

Namun sayangnya, justru tawaran kerjasama kemitraan tidak tanggapi justru dengan perkataan yang melecehkan yang diterima oleh wartawan Jurnal Reformasi, bahkan Dwi balik menanyakan kenapa tidak jualan pakaian wanita saja.

” Lebih baik jualan daster pak pasti saya beli ketimbang menawarkan koran dengan saya,” ujar Kepsek SD Negeri 05 Madukoro saat itu, Rabu (10/03/2021).

 

Kemudian Tabrani mengungkapkan, “Tanggapan Kepala Sekolah tidak enak, dia malah menyebut daripada menawarkan koran lebih baik jualan daster, dan tidak terima dengan ucapan itu, kami bersama berapa awak media lain menerbitkan berita online yang judul nya (Hina Wartawan,Kepsek SDN 05 Madukoro: Dari Pada Jualan Koran, Lebih Baik Bapak Jualan Daster).” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang berbeda, Dwi Margiyati Kepsek SD Negeri 05 Madukoro telah  mengklarifikasikan atas ucapannnya tersebut kepada media jurnal reformasi beberapa hari yang lalu, Selasa (16/03/2021).

“Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada media jurnal reformasi atas ucapan saya kemarin yang tak pantas bicara seperti itu, ” Ucapnya.

Lanjutnya, “namanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan setiap ucapan pasti ada kala salah dan jadi pelajaran buat kedepannya dan gakkan diulangi lagi” ujarnya.

Pantauan wartawan Hot-news.id, dalam pertemuan klarifikasi itu selain Kepsek SDN 05 Madukoro, tampak turut hadir beberapa dari sejumlah awak media lainya yang menyaksikan atas permohonan maaf  Dwi margiyati selalu Kepsek SDN 05 Madukoro.

Kemudian permintaan maaf Kepsek tersebut diterima oleh Tabrani.

“Ya saya terima maafnya buk Dwi karena sudah menyadari ucapannya, dan buat kedepannya kalau bisa jangan terulang lagi baik dengan saya maupun kepada rekan-rekan media lainnya.” Tegas Tabrani. (Red/Vera)

Kami media selaku sosial kontrol di lapangan, itu juga kalau ada kegiatan disekolah “Tutupnya. (**)

Facebook Comments