Kasat Narkoba Polres Lampura Larang Wartawan Meliput Perkara Kasus Penangkapan

152

Lampung Utara,Hotnew.id- Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Iptu Aris Satrio Sujatmiko melarang wartawan meliput terkait perkara penangkapan oleh jajarannya, Sabtu (27/3/2021).

Kejadian bermula saat wartawan media ini melihat kejadian penangkapan yang dilakukan oleh jajaran Satres Narkoba Polres Lampung Utara, kepada seorang pemuda.

Penangkapan pemuda itu terjadi dijalan Abung Raya Timur, kecamatan Kotabumi, kabupaten Lampung Utara, sekira pukul 15:04 Wib.

Namun sayang, saat akan mengambil vedio dan foto penangkapan tersebut, wartawan media ini dilarang oleh Kasat Narkoba, Iptu Aris Satrio Sujadmiko.

Demi menghindari debat di depan khalayak ramai, akhirnya wartawan ini menghapus vedio tersebut.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya, Iptu Aris menjelaskan, bahwasanya itu semua dilakukan guna melakukan pengembangan dari suatu penangkapan.

” Kami kalo nangkap gak cuma nangkap yang tadi aja, percuma kalo nangkap tidak dikembangkan, kalo ada memvideo pasti cepat beredar, yang ada berantakan semua kerjaan..Paham ya,” jawab Kasat Narkoba, Polres Lampura, Iptu Aris Satrio Sujatmiko.

Saat disingung penangkapan pemuda tersebut terkait masalah apa, Iptu Aris belum menjawab.

Diketahui, vedio dan foto suatu peristiwa merupakan bahan awal untuk seorang jurnalis dalam membuat karya beritanya.

Atas peristiwa tersebut, jajaran pimpinan perusahaan media harian dan online ‘INDO TIMES’ menyayangkan sikap salah satu oknum Kasat di Polres Lampung Utara itu.

” Wartawan merupakan mitra kerja pihak kepolisian, bukan musuh, saya harap kapolres Lampura dapat menegur jajarannya, agar kejadian semacam ini tidak terulang kembali,” ungkap Redaksi media ‘INDO TIMES’, Bambang Irawan.

Untuk diketahui bersama, Wartawan merupakan orang yang pekerjaannya mencari, mengumpulkan, memilih, mengolah berita dan menyajikan secepatnya kepada masyarakat luas melalui media massa, baik cetak maupun elektronik, bukan menunggu rilis dari pihak instansi.

Sumber : Media Indotimes.

Facebook Comments