Darah Tinggi Diduga Penyebab Alm Miju ‘Meninggal Dunia’ Di Perladangan Simalungun

80

Simalungun ( www.hot-news.id ) – Miju(65) warga Huta II Lorong Bakti Nagori Parbutaran kecamatan  Bosar Maligas kabupaten simalungun,ditemukan warga telah meninggal dunia di perladangan jagung milik sabar simanjuntak,tepatnya huta sigaol Nagori Bosar Bayu kecamatan hutabayu raja kabupaten simalungun,selasa(11/05/2021)

 

Informasi yang diterima dari Kapolsek Tanah Jawa Kompol Selamat Manalu menerangkan bahwa Korban Miju,pertama kali ditemukan warga bernama Indra Dwiyantoro(36) dan Arnol Simanjuntak Warga kampung melayu kecamatan Huta bayu raja kabupaten simalungun.

Menurut keterangan Saksi,sekira pukul 15.00 wib,bahwa saksi Arnol dan Indra sedang membersihkan Rumput diladang jagung/ ubi milik warga bermarga sianipar dan bertemu dengan korban yang hendak mengambil rumput di perladangan jagung milik sabar simanjuntak.

 

Kemudian,Sekitar pukul 17:05 wib, kedua saksi melihat korban dengan posisi telentang di perladangan jagung tersebut, lalu kedua saksi memeriksa denyut nadi korban di pergelangan tangan sudah tidak ada dan menduga Miju telah meninggal dunia, kemudian saksi memberitahukan temuan tersebut ke warga masyarakat kampung melayu yang selanjutnya diteruskan pihak keluarga dan Polsek Tanah jawa resort simalungun.

Pihak keluarga Miju yang mengetahui kabar tersebut langsung bergegas ke lokasi korban meninggal dan sekira pukul 18: 30 wib pihak keluarga membawa jasad Miju kerumah duka. terang kapolsek

Pihak kepolisian dalam hal ini polsek tanah jawa yang mendapat informasi penemuan mayat tersebut,yang dipimpin kanitreskrim Iptu JW saragih bersama anggota  langsung bergegas mendatangi lokasi temuan dan rumah duka di Huta II Lorong bakti nagori parbutaran kecamatan bosar maligas.

Kompol selamat Manalu menambahkan, Keterangan yang diperoleh dari anak Miju bernama Hendra, bahwa ayahnya Miju ada mengidap penyakit darah tinggi dan kolesterol, begitu juga dengan hasil pemeriksaan luar dari Bidan puskesmas parbutaran Meria Melina Tampubolon dan Rehliasna Sebayang menyimpulkan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, sehingga korban diduga meninggal akibat sakit yang dideritanya.

Sementara,pihak keluarga Miju menerima kejadian itu dan meminta untuk tidak dilakukan Otopsi dan bersedia membuat surat pernyataan atas kematian korban. Pungkas kompol selamat manalu.

( Red /  Dha / A.Hutagalung )

Facebook Comments